Pantai Rengkupes, Pantai Mini Nan Indah di Tanawangko

Pantai Rengkupes, ehem¸sepertinya namanya bukan saja kurang catchy tapi memang lebih mirip nama makanan lokal atau mungkin saya memang hanya sedang bercanda saja. Mana ada pantai yang harus catchy, tapi ya mungkin gampang atau mudah untuk diingat. Pantai Rengkupes, seperti ada yang salah? Tapi sama sekali tidak. Pantai Rengkupes jarang sekali diketahui orang atau mungkin hanya beberapa. Terletak di Tanawangko, tidak jauh dari Pantai Mangatasik dan Air Terjun Mangatasik, Pantai Rengkupes lebih terlihat seperti pantai mini dengan pasir putih dan keindahan bawah lautnya.

Bisa dibilang, kalau dijelajahi mungkin sepanjang pantai yang berada di Tanawangko memiliki keindahan bawah laut yang dashyat namun belum benar-benar dieksplorasi. Kali pertama saya diberitahu soal Pantai ini adalah ketika saya berkunjung ke rumah kawan di Tanawangko yang notabene orangtuanya adalah nelayan dan menetap di pinggir pantai. Kawan saya yang ramah ini sangat paham hobi saya dalam hal mengeksplorasi bawah laut.

Di lantai dua di rumahnya, saya bertanya perihal pantai mana dekat sini yang bisa dinikmati alam bawah lautnya. Dan dari lantai dua itu dia menunjuk sebuah lokasi dimana ada sebuah pantai dengan pasir putih namun kecil. Dia berkata sore hari kita lebih baik ke sana dan membuka tenda, barulah pagi-pagi kita bersama-sama menikmati pantai tersebut dan alam bawah lautnya.

snorkling di pantai rengkupesSetibanya di Rengkupes, air sedang surut, jadi saya tidak benar-benar melihat keindahan ataupun kejernihan pantainya. Beberapa kawan memasang buaian dan tenda untuk mempersiapkan diri bila ingin beristirahat pada malam hari. Malam harinya kawan kami Alan membawakan banyak ikan mentah untuk dibakar dan dijadikan makan malam. Salah satu teman lainnya yang seringkali melakukan riset dan tinggal di hutan dalam waktu yang bisa dibilang lama, mulai mencari kayu bakar dan membuat api unggun. Saya sendiri sibuk membersihkan ikan yang akan dibakar. Setelah makan malam bersama, kami ngobrol dan bernyanyi bersama sebentar di bawah langit Pantai Rengkupes yang gelap namun menenangkan.

Pukul 7 pas saya terbangun dan kawan saya juga sudah terbangun. Saya terkaget melihat pantai yang sedang pasang hampir mendekati tenda kami dan pada waktu itu Pantai Rengkupes bagai bermetamorfosis menjadi pantai yang sangat indah. Pantai kecil ini sangat panoramik bila dilihat dari berbagai sisi. Gradasi hijau sampai biru muda dan biru membuat saya segera mengajak kawan saya untuk mengenakan alat snorkel dan fins untuk segera menceburkan diri. Tak lama kemudian kami berdua berada di kedalaman 5 meter dan mulai mengamati biota laut serta terumbu karang yang berwarna-warni di sana. Saya mengajak kawan saya ini untuk pergi ke tempat yang lebih dalam, namun dia enggan, katanya nafas dia terlalu pendek. Tapi tak lama kemudian Ia mulai mengikutiku menyelam sambil berfoto di bawah laut bersama. Dua jam berlalu tanpa terasa dan kami balik ke pinggir pantai dan mulai menceritakan begitu indah dan adiktifnya pemandangan di bawah laut di pantai itu.

bawah laut pantai rengkupesSeperti tak puas, kawan saya berkata bahwa dia akan mencharge batrei kameranya agar bisa dipakai untuk mendokumentasikan apa yang kami lihat di bawah sana. Saya mengiyakkan dan santai di buaian menunggu dia datang. Ia membangunkanku setengah jam kemudian dan mengajak untuk menyelam lagi. Kami ke tempat yang berbeda dan lebih dalam, beberapa kali saya turun sampai 10 meter lebih dengan terus melakukan equalizing. Daya tarik alam bawah laut memang selalu menghipnotis. Cukup lama kami berseliweran di antara ikan-ikan dan terumbu karang yang indah-indah hingga kami melihat langit mulai menjadi kelabu dan pemandangan bawah laut mulai menjadi terlalu gelap. Kami pun memutuskan untuk menyudahi penyelaman di hari itu.

Pantai ini bisa dibilang sangat strategis namun hanya sedikit yang tahu. Sembari mengepak perlengkapan kami dan bersiap untuk meninggalkan pantai ini, kami melihat seorang tukang jubi mendapatkan tiga gurita dan menentengnya di tombaknya sambil berjalan tersenyum. Saya tergoda untuk menanyakan di lokasi mana Ia mendapatkannya. Karena itu bisa jadi lokasi yang terumbu karang dan ekosistem lautnya masih kaya. Ia menunjuk ke sebelah kanan dan berkata “Di sana, karang-karangnya juga bagus.” Wah, dalam hati saya, pantai ini memang kecil tapi keindahan bawah lautnya mungkin saja lebih luas dari pantai ini. Perlu diketahui daerah Tanawangko bagian ini, masih merupakan bagian dari Taman Nasional Bunaken. Mungkin karena itu, di balik tempatnya yang kecil, Pantai Rengkupes mungkin saja menyimpan keindahan bawah laut yang sangat luas.

LEAVE A REPLY