Nuansa Kemerdekaan di Gunung Soputan

Nuansa Kemerdekaan di Gunung Soputan

699

Gunung Soputan merupakan salah satu gunung api aktif di Sulawesi Utara selain Gunung Lokon. Gunung dengan ketinggian 1784 meter diatas permukaan laut ini merupakan salah satu destinasi pendakian yang cukup dikenal oleh para pendaki dan pecinta alam di Sulawesi Utara. Secara geografis Gunung Soputan terletak di wilayah Kecamatan Tompaso Kabupaten Minahasa, dan termasuk gunung api cukup aktif di Sulawesi Utara. Hal ini terlihat dari frekuensi letusan yang cukup sering. Namun dibalik gaharnya Gunung Soputan ketika meletus, gunung ini menyimpan keindahan bisu bagi mereka yang menjejakkan kaki di setiap incinya.

Pinus 2 di Gunung Soputan
Suasana pagi hari di Pinus Soputan, Foto: Alan

Keindahan alam yang disajikan gunung ini tidak hanya dapat dinikmati ketika Anda berada di puncak gunung. Deretan pohon pinus yang menjulang tinggi di Hutan Pinus II dan merupakan Base Camp bagi para pendaki seolah menjadi magnet tersendiri bagi mereka yang pernah berkunjung ke tempat ini untuk kembali berkunjung. Lokasi lain yang juga memperlihatkan keindahan Gunung Soputan adalah Pemandangan. Karena indahnya pemandangan yang tersaji di tempat ini, maka Pemandangan merupakan tempat wajib bagi Anda untuk berfoto-foto sebelum melanjutkan perjalanan menuju puncak Gunung Soputan.

 

Jalur Pendakian Gunung Soputan

Untuk rute perjalanan, anda yang berangkat dari pusat kota dan naik kendaraan umum harus naik angkot tujuan terminal Karombasan. Dari terminal Karombasan Anda melanjutkan perjalanan dengan naik bis jurusan Tompaso. Begitu tiba di Tompaso, Anda selanjutnya berjalan kaki menuju desa Pinabetengan yang menjadi lokasi awal jalur pendakian. Tak perlu kuatir soalnya makan dan minum karena di Gunung Soputan terdapat sumber air bersih yang sangat layak untuk dikonsumsi, walaupun tidak semua sungai dan air mengalir di Soputan dapat dikonsumsi karena sebagian airnya merupakan sisa aliran belerang.

puncak gunung soputan
Puncak gunung soputan dari Pemandangan – Foto by Alan

Ada beberapa jalur pendakian yang bisa di akses untuk menuju puncak. Di antara beberapa jalur yang paling dikenal para pendaki adalah jalur patah hati dan jalan roda. Dari dua alternatif jalur yang di kenal, keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Jalan roda merupakan pilihan tepat bagi pendaki pemula. Jalurnya yang cukup landai tidak terlalu menyulitkan bagi mereka yang masih pemula. Kekurangan ketika melewati jalur ini yaitu jarak tempuh yang lebih jauh. Sedangkan untuk jalur patah hati sangat cocok bagi mereka yang cinta petualangan. Tebingnya yang lumayan curam dan terkadang licin di musim hujan memang lumayan menyulitkan, terutama bagi pendaki pemula. Keuntungan yang didapatkan ketika melewati jalur ini adalah lebih dekat dibanding melalui jalan roda.

pendaki gunung soputan
Foto: Alan

Keunikan Lain Dari Gunung Soputan

Mungkin Anda sudah cukup sering melihat sekelompok orang yang sedang berbaris tengah melakukan ritual upacara peringatan hari kemerdekaan Indonesia di gedung, halaman sekolah, maupun kantor pemerintahan. Beberapa di antara Anda bahkan mungkin atau rutin mengikutinya setiap tahun. Di beberapa tempat di Indonesia, ada beberapa di antara masyarakatnya yang melakukan upacara hari kemerdekaan dengan cara dan di lokasi yang berbeda. Salah satunya adalah dengan melakukan ritual upacara di gunung. Di Indonesia sendiri terdapat beberapa gunung yang ramai dikunjungi setiap tanggal 17 Agustus untuk melakukan upacara peringatan hari kemerdekaan. Di Provinsi Sulawesi Utara, gunung yang menjadi langganan kunjungan untuk upacara perayaan hari kemerdekaan adalah Gunung Soputan.

Upacara formal di gunung atau hutan menjadi pilihan favorit para pendaki dan pecinta alam. Alam gunung yang sejuk dan jauh dari bising kota menjadikan suasana ritual upacara menjadi lebih khidmat. Gunung soputan banyak dipilih oleh pecinta alam dan pendaki untuk melakukan ritual upacara karena kondisi tanah di hutan pinusnya yang cukup landai dan luas di banding beberapa gunung lain di Sulawesi Utara. Space untuk mendirikan tenda yang cukup besar sangat memungkinkan untuk menampung beberapa tenda peserta upacara lebih banyak dibanding gunung lainnya.

Setiap tahunnya, tepat tanggal 17 Agustus beberapa individu, kelompok pecinta alam dan komunitas lainnya melakukan upacara pengibaran bendera peringatan hari kemerdekaan Indonesia. Puluhan tenda berdiri di sekitar pinus gunung soputan. Di antara para pendaki biasanya ada pula wartawan yang datang untuk mengikuti upacara ataupun sekedar melakukan liputan.

Bagi yang ingin ikut merasakan sebaiknya naik sejak satu atau dua hari sebelum 17 Agustus agar dapat memilih lokasi untuk membuka tenda karena jika terlambat, ada kemungkinan Anda tidak akan mendapat tempat.

Bagi Anda yang ingin menyaksikan suasana khidmat upacara bendera memperingati detik-detik kemerdekaan di alam terbuka dengan udara yang sejuk, salah satu pilihan tepat adalah berkunjung ke Gunung Soputan. Bagi pendaki pemula atau yang belum paham jalur pendakian di Gunung Soputan bisa menyewa guide atau porter. Pilihlah Guide yang benar-benar berpengalaman sehingga Anda dapat menikmati indahnya alam ciptaan Yang Maha Kuasa. Bagi Anda yang ingin menikmati liburan dengan nuansa yang berbeda, kenapa tidak memilih untuk “menaklukkan” Gunung Soputan?

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY