Nikmatnya Ikan Bakar Yang Berpadu Dengan Dabu-dabu

Nikmatnya Ikan Bakar Yang Berpadu Dengan Dabu-dabu

359

Apakah Anda termasuk penyuka olahan ikan? Untuk beberapa orang mereka tidak menyukai olahan makanan dari ikan karena rasanya yang kerap dirasa “amis” sehingga menghilangkan selera makan. Apalagi bagi orang-orang yang tinggal jauh dari pesisir sehingga jarang mengolah makanan ikan laut. Tetapi banyak juga orang-orang yang menikmati ikan bakar, khususnya jika memakan ikan bakar dengan disantap bersama-sama kerabat terdekat untuk berselebrasi akan acara tertentu. Ya, tentu saja ikan bakar adalah pilihan yang tepat untuk disantap untuk merayakan hari penting dalam hidup Anda.

Tidak sulit untuk mengolah ikan bakar dan waktu yang dibutuhkan tidaklah terlalu lama seperti mengolah daging yang dibakar. Anda hanya membutuhkan beberapa bahan saja. Dan, ya, memang dibutuhkan pengetahuan dasar juga dalam mengolah agar nantinya ikan tidak terasa amis dan juga sedap untuk disantap.

ikan bobara bakar khas manado
Foto: cityextra.id

Kebanyakan daerah di Jawa, khususnya yang jauh dari pesisir biasanya “agak kesulitan” dalam mengolah ikan bakar. Misal saja seperti beberapa orang yang juga berasal dari Jawa terkadang merasa bahwa olahan ikan bakar di sana kurang begitu sedap. Tidak, mereka bukanlah orang yang sangat picky dalam urusan makanan, juga bukanlah seorang foodie. Tapi taste buds mereka dan Anda tidak begitu berbeda jauh dalam persoalan menilai makanan yang enak disantap dengan yang biasa saja.

Umumnya untuk mengolah ikan bakar di beberapa daerah di Jawa, ikan bakar sebelum dibakar adalah dengan dicuci bersih lalu dilumuri dengan bawang putih kemudian dibakar dengan sambal seperti kecap ditambahi irisan cabai dan juga kemangi. Namun, bagi orang yang menyukai rasa “pedas” tentu saja sangatlah kurang dan rasa manis pada kecap seakan merusak rasa daging ikan.

Banyak orang-orang dari luar pulau Sulawesi yang bertandang ke Sulawesi Utara mencari masakan ikan bakar dengan sambal dabu-dabu. Dabu-dabu sendiri adalah jenis sambal yang bahannya menggunakan cabai, tomat, bawang merah, jeruk nipis, dengan sedikit garam dan gula. Anda tidak perlu menghancurkan cabainya, Anda hanya perlu mengiris tipis cabai, tomat, dan bawang merah lalu menyiramnya dengan air perasan jeruk nipis dan menambahkan garam dan gula secukupnya.

Di beberapa tempat di Sulawesi Utara, tidak sedikit yang menambahkan minyak goreng yang telah dipanaskan atau ditambahkan daun kemangi dan irisan mangga muda. Tentu saja untuk tambahan itu tergantung selera Anda. Dabu-dabu sendiri tanpa menggunakan tambahan apapun sudah terasa nikmat, Anda akan mendampatkan rasa asam dan segar dari tomat, rasa pedas dari cabai, dan dabu-dabu adalah perpaduan yang sempurna!

Ikan Bakar Khas Manado
Foto: pinterest.com

Dan untuk pengolahan ikan bakar, kunci dari rasa sedap dan segarnya adalah perasan jeruk nipis, bawang putih, dan jahe setelah ikan dibersihkan. Perasan jeruk nipis menghilangkan rasa amis pada ikan dan seperti yang Anda ketahui, jika ibu Anda gemar memasak di dapur akan mengatakan hal yang sama. Jika Anda berkunjung ke Sulawesi Utara, tentu saja Anda harus mencicipi ikan bakar dengan sambal dabu-dabu yang nikmat.

Anda dapat menikmati ikan bakar plus sambal dabu-dabu dengan pemandangan pantai di sepanjang jalan Malalayang-Tateli. Harga yang dibandrol untuk satu ekor ikan bakar berukuran kecil adalah Rp. 30.000. Harga tersebut bisa lebih murah tergantung kelihaian Anda melakukan negoisasi dengan para penjual ikan bakar.

Yang menjadi nilai plus dari ikan bakar yang dijual di Manado dan sekitarnya dibandingkan dengan olahan ikan bakar di daerah lain adalah ikan bakar tersebut masih baru selesai ditangkap, alias masih segar atau biasa fresko (begitu biasanya warga Manado menyebutnya). Bagaimana, Anda tertarik merasakan kenikmatan Ikan Bakar ditambah dengan pedasnya Dabu-dabu yang bisa menggoyang lidah?

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY